Bisa jadi hal itu menjadi asal penamaan Laguna tersebut, yakni ‘orong’ dalam bahasa sasak yang berarti ‘tempat/ lokasi’ dan ‘bukal’ berarti kelelawar.
Laguna tersebut belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, sehingga banyak orang yang belum mengenal tempat ini.
Airnya yang jernih dan kebiruan dikelilingi tebing menjadi keunikan tersendiri dan menjadi daya tarik tarik wisatawan.
BACA JUGA: Tempat Indah untuk Lokasi Foto, Pantai Piling Dapat Jadi Pilihan
Pengunjung akan menemukan goa yang dihuni kelelawar (bukal) yang dialiri air laut.
Karena terdapat lorong dan kelelawar atau bukal, tempat tersebut disebut dengan nama Orong Bukal.
BACA JUGA: Di Kaki Gunung Rinjani Ulama Besar Mesir Ini Bahas Sejarah Islam
Tempatnya belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, sehingga banyak orang yang belum mengenal Orong Bukal.
Jarak tempuh dari Kota Mataram sekitar 1,5 jam menggunakan sepeda motor.
BACA JUGA: Mengumpulkan 7 Mata Air Kehidupan untuk Ritual Ngayu-ayu
Sedangkan, dari parkiran berjalan sampai lokasi membutuhkan waktu perjalanan sekitar satu jam dengan jalur menanjak.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News