Saat Terkena Sengatan Lebah, Segera Lakukan Hal Ini

12 Juni 2022 22:00

GenPI.co Ntb - Dibalik madu yang dihasilkan oleh lebah, hewan ini menyimpan sengatan. Bagi sebagian orang sengatan lebah sangat menyakitkan.

Bahkan, untuk yang alergi sengatan lebah, racun sengatan dapat membawa akibat yang fatal.

Mengutip dari Hello Sehat, jika lebah meninggalkan sengatan pada permukaan kulit, segera singkirkan untuk menghindari tubuh mendapatkan lebih banyak racun.

BACA JUGA:  Nol Stunting di Pulau Maringkik, Wagub NTB Ingatkan Hidup Sehat

Cara terbaik melepaskannya dengan melakukan goresan cepat dengan kuku. Hindari memencet bekas sengatan karena bisa memaksa lebih banyak racun masuk ke dalam tubuh.

Setelah berhasil terlepas, selanjutnya mengobati bekas sengatan dengan langkah-langkah berikut ini.

BACA JUGA:  Nelayan Harus Waspada, Kata BMKG Gelombang Pasang Tinggi Terjadi

-Angkat anggota tubuh yang tersengat lebah dan berikan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

-Bersihkan area kulit dengan lembut menggunakan sabun dan air untuk mencegah timbulnya infeksi lanjutan.

BACA JUGA:  Yayasan Lombok Care Berikan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus

-Minum obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen untuk membantu meringankan rasa nyeri dan ketidaknyamanan.

-Gunakan salep kortikosteroid atau minum obat antihistamin untuk meredakan gatal.

-Hindari menggaruk bagian bekas sengatan lebah karena bisa memicu rasa gatal, bengkak, dan infeksi.

-Umumnya gejala ringan ini akan sembuh dalam hitungan jam atau hari. Jika pembengkakan berlanjut atau timbul infeksi, lebih baik konsultasikan ke dokter Anda.
 
Perawatan darurat untuk reaksi alergi parah

Reaksi alergi parah akibat sengatan lebah adalah kondisi darurat. Segera hubungi ambulans atau kunjungi instalasi gawat darurat terdekat.

Selama syok anafilaksis terjadi, tim medis dapat melakukan resusitasi jantung paru (CPR) apabila pasien berhenti napas dan jantung tidak berdetak.

Dokter juga akan memberikan obat-obatan untuk menangani reaksi alergi parah seperti berikut ini.

-Epinefrin untuk mengurangi respon alergi tubuh.

-Oksigen untuk membantu pernapasan.

-Antihistamin dan kortison intravena untuk mengurangi peradangan saluran udara dan meningkatkan pernapasan.

-Albuterol untuk meredakan gangguan pernapasan.

-Perawatan lanjutan.(*)

Redaktur: Febrian Putra

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co NTB