Melihat Maulid Adat Khas Bayan

Melihat Maulid Adat Khas Bayan - GenPI.co NTB
Salah satu kegiatan dalam Maulid Adat Bayan, para wanita bersamaan menumbuk beras dengan iringan musik. (foto : twenty.com)

Pada pagi hari pertama, masyarakat Adat Bayan menuju Kampu desa Awal masyarakat untuk menyerahkan hasil bumi kepada Inan Menik.

Tanda syukur atas keberhasilan panen.

Masyarakat membersihkan balen unggun (tempat sekam/dedak) dan balen tempan (tempat alat penumbuk padi), serta membersihkan rantok (tempat menumbuk padi).

BACA JUGA:  Wabup Lotara Ingatkan Pentingnya Menjaga Lingkungan

Prosesi dilanjutkan dengan membersihkan tempat Gendang Gerantung.

Ritual penyambutan dengan ngaturan lekes buaq (sirih dan pinang) sebagai tanda rangkaian acara Mulud Adat dimulai.

BACA JUGA:  Melihat Ritual Adat Empas Menanga

Sekitar waktu gugur kembang waru pada pukul 15.30, para wanita mulai menumbuk padi bersamaan mengikuti irama alat musik tempan yang terbuat dari bambu panjang. .

Malam hari diisi dengan kegiatan ngegelat, yaitu mendandani ruangan Masjid Kuno dengan simbol sarat makna sembari pemain gamelan memasuki masjid.

BACA JUGA:  Salin Dede, Kelengkapan Adat Sorong Serah Aji Krame

Pada hari kedua atau 15 Rabiul Awal, perempuan adat memulai kegiatan menampiq beras yaitu membersihkan beras.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya