Mengenal Tradisi Ngopi Masyarakat Lombok

Mengenal Tradisi Ngopi Masyarakat Lombok - GenPI.co NTB
Ilustrasi Minum Kopi. (Foto : GenPI.co)

GenPI.co Ntb - Salah satu tradisi masyarakat suku Sasak atau Lombok saat kedatangan tamu adalah disuguhkan kopi.

Bahkan, saking ramahnya orang Lombok, setiap yang lewat di depan rumahnya kerap ditawarkan kopi.

Tidak hanya saat bertamu, kopi juga menjadi salah satu minuman wajib saat masyarakat begadang.

BACA JUGA:  Peduli Lingkungan, Bambang Kristiono Bantu PJUTS di Lombok

Tidak heran, jika di dapur selalu tersedia bubuk kopi hitam beserta gula. Oleh sebagian besar masyarakat, khasiat kopi dipercaya bisa menghilangkan rasa kantuk dan pusing.

Dalam proses pembuatannya, biji kopi akan disangrai dicampur beras hingga bentuknya menghitam.

BACA JUGA:  Akhirnya Ternak di NTB Divaksin, Wagub Prediksi PMK Terkendali

Setelah itu, perpaduan kopi dan beras ditumbuk atau digiling hingga halus. Campuran beras untuk menambah rasa nikmat dari kopi itu sendiri.

Akan lebih nikmat jika kopi disajikan dengan air yang baru mendidih. Dalam sehari, masyarakat bisa mengopi hingga 3 kali. Biasanya saat pagi, siang dan malam.

BACA JUGA:  Gedung Perpustakaan, Pusat Beri Pemkot Mataram Rp11 Miliar Mil

Biji kopi sendiri banyak ditemukan di Pulau Lombok, khsusunya di bagian utara atau di bawah kaki Gunung Rinjani.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya