GenPI.co Ntb - Kasus anjing gila meresahkan warga tiga hari terakhir mendorong aparat pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersikap.
Setelah melakukan uji lab, Pemerintah KSB telah menerima hasil pemeriksaan laboratorium terkait sampel anjing gila yang menggigit warga dalam tiga hari terakhir.
Data terbaru, untuk jumlah korban gigitan tanggal 29 Maret 12 orang.
BACA JUGA: Sambut Event Internasional, Kader Siaga Rabies Diluncurkan
Kemudian di 30 Maret ada delapan orang. Total ada 20 orang orang yang terkena gigitan.
Sementara para korban saat ini telah ditangani pihak kesehatan dan terus dipantau kondisinya setiap hari.
BACA JUGA: Sambut MXGP, Hewan di Sumbawa Jalani Vaksinasi Rabies
Korban langsung disuntik anti rabies dan tetap dalam pantauan petugas kesehatan di Puskesmas.
Sekretaris Daerah Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah mengatakan, hasil laboratorium yang di bawa ke Denpasar telah keluar.
BACA JUGA: KSB Panen Raya Jagung, Wabup Ajak Bersyukur
“Hasil laboratorium yang di bawa ke Denpasar telah keluar sore tadi. Hasilnya terkonfirmasi positif rabies, secara umum kami telah siap terhadap kondisi ini mengingat KASIRA ( kades siaga rabies) telah lama terbentuk dan bekerja di semua kecamatan didukung agen PDPGR, babinsa dan, babinkamtibmas," katanya dilansir dari situs website Pemerintah KSB.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News