GenPI.co Ntb - Dinas Sosial Kota Mataram, akan menghentikan layanan dapur umum bagi 37 kepala keluarga korban banjir rob jika sudah mandiri.
Semua kepala keluarga yang terdampak ini ada di Lingkungan Bagek Kembar, Kecamatan Sekarbela.
"Sekarang memang hari terakhir layanan dapur umum sesuai jadwal," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Baiq Asnayati, Rabu (8/12/2021).
Namun, sebelum ditarik, pihaknya akan koordinasi dengan camat, lurah serta kepala lingkungan setempat.
Hal ini untuk memastikan apakah warga sudah siap mandiri atau tidak.
Apabila aparat setempat menyatakan kondisi warganya siap mandiri, baru layanan dapur umum ditarik.
Sementara, stok logistik makanan mentah yang masih ada akan diserahkan ke aparat setempat untuk dibagi ke warga secara merata.
"Jadi kami pastikan, setelah dapur umum ditarik warga masih memiliki stok makanan yang bisa dimasak," katanya.
Lebih jauh Asnayati mengatakan, penarikan dapur umum dari tempat evakuasi bukan berarti selesai.
Akan tetapi, dapur umum siap dibuka kembali ketika dibutuhkan.
"Prinsipnya, kapanpun dan dimana pun kami siap turun," katanya.
Di sisi lain, Asnayati mengakui kondisi cuaca dua hari terakhir ini mulai membaik.
Sehingga warga Bagek Kembar juga sudah bisa kembali ke rumah masing-masing.
"Sedang untuk bantuan lainnya, prinsipnya kami siap salurkan selama ada usulan dari aparat kelurahan," katanya (ANTARA/*).