GOR 17 Desember Butuh Revitalisasi

05 Desember 2021 15:00

GenPI.co Ntb - Sepak bola Liga III Asprov PSSI NTB menjadi olahraga perdana menggunakan GOR 17 Desember pasca Covid-19. Menyaksikan laga-laga Liga III, kepala dibuat geleng-geleng ketika hujan turun.

Lapangan tak sekadar becek, tapi tergenang seperti kolam ikan. Seperti saat pertandingan Lombok FC melawan Persatuan Sepakbola  Lombong Tengah (PSLT). Pemain berkubang di tengah lumpur.

“Kondisi stadion ini memang sudah sepatutnya segera diperbaiki,” kata Zuhairi Isnaini, Sabtu (4/12).

BACA JUGA:  Sepak Bola Industri Milik Rakyat

Dikatakan, lapangan bagian barat GOR 17 Desember kondisinya yang paling parah. Genangan air sudah membuat bola sulit bergerak. Serunya pertandingan bola lenyap akibat air menggenang.

“Informasinya ada alat penyedot, tapi kurang bisa digunakan optimal” sambungnya.

BACA JUGA:  PSSI NTB Usulkan Liga III Dihadiri Penonton

Selain kondisi di lapangan, beberapa bagian di dalam GOR patut mendapat perhatian. Seperti tribun penonton yang perlu dirapikan. Termasuk kamar mandi.

“Kamar mandinya kotor sekali,” ucapnya.

Ketua Asprov PSSI NTB H Mori Hanafi tak mengelak dengan kondisi lapangan GOR 17 Desember yang kurang layak. Memang perlu ada sentuhan di lapangan supaya sanggup cepat menyerap air.

“Oh iya, kami akui memang kurang baik kondisinya,” katanya.

Meski begitu, Mori menyebut, tak dapat serta-merta langsung mengajukan perbaikan atau penataan stadion. Pasalnya, biaya yang dibutuhkan cukup besar.

“Kondisinya sekarang juga sedang pandemi, anggaran dipangkas,” sambungnya.

Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB ini menyebut tak menutup kemungkinan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan GOR 17 Desember. Hanya saja, tak dapat dilakukan saat ini.

“Sekarang semua sedang tiarap karena Covid. Nanti kita akan coba bahas peluang ini,” tukasnya.(*)  

Redaktur: Febrian Putra

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co NTB