Peringati Satu Tahun Kepemimpinan, Begini Kata Bupati Dompu

27 Februari 2022 18:00

GenPI.co Ntb - Peringati satu tahun kepemimpinan Bupati Dompu Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu Syahrul Parsan atau kerap disebut AKJ-SYAH telah melakukan sejumlah agenda.

Bupati Dompu Kader Jaelani mengatakan, akan kembali menguatkan komitmennya untuk mewujudkan Dompu Mashur yang menjadi harapan bersama seluruh elemen masyarakat.

“Hari ini tepat satu tahun yang lalu, yaitu tanggal 26 Februari 2021, saya dan bapak H. Syahrul Parsan dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Dompu, periode tahun 2021-2026 oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat," katanya dikutip dari laman resmi Pemkab Dompu.

BACA JUGA:  Pantau Vaksinasi di Dompu, Begini Penjelasan Bu Wagub

Bupati yang akrab disapa AKJ ini menyebut, penyampaian satu tahun kepemimpinan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban konstitusional, politik, dan moral Bupati dan Wakil Bupati Dompu kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Dalam melaksanakan pembangunan daerah, kami telah menyusun rencana pembangunan jangka menengah kabupaten dompu tahun 2021-2026, yang telah ditetapkan melalui peraturan daerah kabupaten dompu nomor 2 tahun 2021," sambungnya.

BACA JUGA:  Kunjungi SLB Negeri Dompu, Wagub NTB Mengaku Banyak Belajar

Dalam dokumen itu, kata dia, tertuang visi daerah yaitu terwujudnya masyarakat Kabupaten Dompu mandiri, sejahtera, unggul dan religius atau Dompu Mashur, dengan lima misi daerah, tujuh tujuan pembangunan dan 13 sasaran strategis.

Bupati AKJ mengungkapkan RPJMD ini merupakan dokumen penting yang menjadi panduan dan acuan.

BACA JUGA:  Keren, SMAN 1 Dompu Sanggup Aplikasikan NTB Hijau

Pelaksanaan pembangunan selama periode pemerintahan akan berpegang pada RPJMD.

“Secara keseluruhan, saya sampaikan bahwa dalam waktu satu tahun berjalan, kami lebih banyak menitik beratkan pada proses menyiapkan langkah-langkah strategis, untuk  kemajuan Kabupaten Dompu," imbuhnya.

Langkah penting pertama yang diambil, kata AKJ adalah menetapkan lima komoditas unggulan daerah, untuk dikembangkan sebagai komoditas utama.

Komoditi ini memperhatikan potensi yang ada di daerah, lima komoditas tersebut adalah jagung, porang, padi, sapi dan ikan atau disingkat Jarapasaka.

"Penetapan Jarapasaka sebagai komoditas unggulan, tidak terlepas dari mata pencaharian utama masyarakat, dimana menurut PDBRD, sektor pertanian, peternakan dan perikanan memiliki kontribusi sebesar 40 persen," tutupnya.(*)

Redaktur: Febrian Putra

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co NTB