GenPI.co Ntb - Perekonomian NTB diprediksi reborn di 2022. Hal itu, dilihat dari tren positif sejak triwulan II dan III pada 2021 lalu.
Sekretaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi mengaku, optimistis hal tersebut bisa terjadi.
Meski begitu, pria yang biasa disapa Mamiq Gite ini memberikan catatan atas optimismenya itu.
Menurut dia, ekonomi daerah ini reborn jika kasus Covid-19 dapat terkendali seperti akhir 2021.
Hal tersebut kata Miq Gite, sesuai dengan apa yang diprediksi Bank Indonesia NTB.
Di mana, pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2021 diprediksi kisaran 5.01 sampai 5.81 persen.
Prediksi itu, didasari dengan adanya gelaran WSBK di Sirkuit Mandalika November 2021 lalu.
"2022 ini momentum. Jika Covid terkendali, ada harapan reborn," katanya kepada GenPI.co NTB, Sabtu (1/1/2022).
Penelusuran GenPI.co NTB, pda triwulan itu ekonomi Bumi Gora ini tumbuh 4.76 persen dan 2.42 persen.
Angka ini, lebih baik dibanding dengan triwulan I yang masih tumbuh minus sebesar 1.13 persen.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pertumbuhan ekonomi di 2021 masih terbilang cukup baik.
Pertumbuhan di triwulan III periode Agustus-September mencapai 2.42 persen.
Hal ini terjadi pada 13 lapangan usaha, sedangkan 4 lapangan usaha tumbuh minus. (*)